News

LJ mengaku tak menyangka bisa raih gelar juara MPL ID bersama banyak tim

 

LJ jadi player pertama yang berhasil meraih empat gelar juara di MPL Indonesia.

EVOS Legends akhirnya berhasil meraih gelar juara kedua mereka di ajang Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) Season 7 setelah di partai grand final sukses menaklukkan Bigetron Alpha dengan skor 4-2, Minggu (2/5/2021).

EVOS Legends juara MPL ID Season 7 | Kredit: Redzi Arya Pratama

Perjalanan EVOS Legends untuk bisa menjadi juara di MPL ID Season 7 ini tidak pernah mudah, meskipun mereka melakukan beberapa megatransfer di akhir MPL ID Season 6 lalu dengan mendatangkan LJ dari RRQ Hoshi, Antimage dari ONIC Esports, dan memanggil kembali Luminaire dari masa pensiun.

Meski kedatangan tiga player berkualitas, tak serta-merta membuat EVOS Legends menjadi tim yang begitu menakutkan. Bahkan mereka sempat memiliki awal yang cukup mengecewakan di ajang ONE Esports MPL Invitational akhir tahun lalu.

Ada banyak hal yang perlu dilakukan oleh EVOS Legends agar mereka bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dari para pemainnya demi meraih kembali gelar juara. Salah satunya adalah chemistry.

Dari tiga transfer tersebut, ternyata hanya Antimage dan Luminaire yang benar-benar menjadi andalan tim. Sementara LJ lagi-lagi gagal mendapatkan satu tempat di tim inti, setelah hal tersebut ia rasakan di RRQ Hoshi pada MPL ID Season 6.

Meski hanya sempat bermain di satu pertandingan di MPL ID Season 7, keputusan LJ untuk bergabung dengan EVOS Legends ini membuat dirinya menjadi satu-satunya pemain yang pernah meraih empat gelar juara MPL ID yang ia raih bersama tiga tim berbeda, yaitu NXL, RRQ Hoshi, dan EVOS Legends.



Setelah pertandingan grand final, LJ pun mengaku bahwa dirinya tidak pernah membayangkan bisa meraih gelar MPL ID sebanyak itu di dalam kariernya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali karena sebenarnya tidak menyangka bisa meraih gelar juara bersama banyak tim,” ucap LJ kepada awak media.

“Alhamdulillah saya juga bisa mengikuti arahan dari mereka (semua tim yang pernah dibela) secara perlahan-lahan. Benar-benar tidak menyangka, sih,” tuturnya.

Menarik untuk dinantikan seperti apa masa depan LJ di masa depan setelah minim mendapatkan kesempatan bermain. Apakah ia akan tetap menjadi bagian dari EVOS Legends, hengkang ke tim lain yang siap memberinya tempat di tim utama, atau bahkan memilih fokus sebagai streamer.

BACA JUGA: Hentikan rekor tak pernah menang atas Bigetron Alpha, EVOS Legends juara MPL ID Season 7

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close